Tips Memilih Jurusan dan Perguruan Tinggi

16.55
Photoright: www.buletinsia.com

Airsmaxs.com

Sahabat harmony, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki gelar pendidikan tinggi menjadikan berbagai jenis perguruan tinggi sangat diminati saat ini. Bagi calon mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya pada jenjang menengah atas, tentu tidak sedikit yang memilih untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Tentu kita bertanya-tanya, apa sih perguruan tinggi itu? Perguruan tinggi adalah satuan penyelenggara pendidikan formal tertinggi atau jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup pendidikan diploma, sarjana, magister, dan doktor.

Memilih jenis perguruan tinggi dan jurusan yang akan diambil tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan banyak pertimbangan dan pemikiran  secara matang. Pengambilan keputusan secara tergesa-gesa akan menimbulkan akibat yang cukup fatal nantinya. Kali ini saya ingin berbagi tips mengenai cara memilih jurusan dan jenis perguruan tinggi bagi seorang calon mahasiswa:

1.        Minat atau Keahlian
Mengapa saya meletakkan minat/keahlian di posisi paling awal sebagai bahan pertimbangan bagi seorang calon mahasiswa? Karena hal ini sangat fatal akibatnya jika tidak diperhatikan secara serius. Pemilihan jurusan di perguruan tinggi harus sesuai dengan minat dan keahlian yang anda miliki agar semangat dan gairah belajar anda tetap terjaga. Apabila anda memilih jurusan yang tidak sesuai dengan minat dan keahlian anda, maka akan dapat menyurutkan semangat anda seiring berjalannya waktu. Kemungkinan terburuk yang dapat terjadi jika salah memilih jurusan adalah anda mungkin tiba-tiba berhenti kuliah karena ketiadaan semangat untuk belajar di jurusan tersebut.

2.        Biaya
Biaya adalah faktor yang cukup menentukan keberlangsungan suatu studi di perguruan tinggi. Bagi calon mahasiswa yang ditopang oleh kondisi ekonomi yang mapan tentu tidak terlalu mempermasalahkan hal ini. akan tetapi bagi golongan yang memiliki kondisi ekonomi kurang begitu bagus harus sangat memperhatikan masalah biaya ini. jika biaya yang dimiliki terbatas, maka anda harus memilih jurusan yang tidak memerlukan biaya besar. Setiap jurusan dan perguruan tinggi biasanya memiliki besaran biaya yang berbeda. Jika jurusan atau jenis perguruan tinggi yang anda minati mengaharuskan anda mengeluarkan biaya besar, maka anda tidak harus memaksakan minat pertama anda tersebut. Pertimbangkan minat dan keahlian lainnya yang anda miliki. Ada juga tips lain yang saya rasa patut untuk dipertimbangkan, yaitu terkait kesempatan beasiswa. peluang beasiswa biasanya tidak hanya disediakan oleh pemerintah saja, akan tetapi ada beberapa perguruan tinggi yang juga menyediakan peluang beasiswa tersebut.

3.       Lokasi dan Jarak
Lokasi dan jarak perguruan tinggi menjadi faktor selanjutnya yang harus dipertimbangkan. Lokasi kampus yang jauh dari tempat tinggal anda, tentu akan menyulitkan. Anda akan dihadapkan pada dua pilihan, yakni tetap bertempat tinggal di rumah anda (pulang-pergi ke kampus dengan transportasi tertentu) atau menyewa tempat tinggal yang dekat dengan kampus anda (ngekost). Kedua pilihan tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika anda memilih untuk tetap bertempat tinggal di rumah bersama keluarga dan setiap hari pulang-pergi ke kampus, maka hal itu akan menyita waktu, tenaga, dan biaya yang cukup besar. Akan tetapi terdapat dampak positif dari pilihan ini, yakni anda tetap bisa berkumpul bersama keluarga tercinta. Sedangkan apabila memilih untuk ngekost, anda tentu akan sulit untuk berkumpul bersama keluarga karena jarak yang memisahkan, tetapi hal ini akan berdampak positif terhadap diri anda karena kita terlatih hidup mandiri.

4.       Popularitas Perguruan Tinggi
Hal yang tak kalah penting untuk anda pertimbangkan dalam memilih kampus untuk studi anda adalah popularitas perguruan tinggi yang anda pilih. Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya berkenaan dengan jurusan dan perguruan tinggi pilihan anda. Informasi tersebut dapat berupa akreditasi, kualitas alumni (lulusan), dan kuantitas (jumlah) mahasiswa perguruan tinggi tersebut. Dari ketiga hal tersebut menurut saya dapat tergambar bagaimana kualitas sebuah perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang baik adalah perguruan tinggi yang memiliki akreditasi A. Itu artinya bahwa pelayanan, fasilitas, dan sarana lainnya yang menunjang proses perkuliahan dinilai sangat baik. Kualitas alumni (lulusan) juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur kualitas suatu perguruan tinggi. Alumni yang berkualitas biasanya sangat mudah untuk mendapat pekerjaan dan bahkan menjadi rebutan perusahaan-perusahaan yang ingin merekrut pegawai atau karyawan baru. Untuk kuantitas (jumlah) mahasiswa, sedikit banyak juga dapat menggambarkan kualitas suatu perguruan tinggi. Semakin banyak mahasiswa yang mendaftar, maka semakin tergambar bahwa perguruan tinggi itu sangat diminati.


Nah sahabat harmony, seperti yang saya katakan di awal tadi, memilih jurusan dan jenis perguruan tinggi adalah pekerjaan yang tidak mudah dan harus penuh pertimbangan. Semoga beberapa tips yang saya berikan di atas dapat bermanfaat dan menjadi bahan pertimbangan serius bagi anda calon mahasiswa. 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »