Tips Mudah dan Sederhana dalam Merawat Bayi Kucing

12.39

Airsmaxs.com
Sobat, memiliki binatang peliharaan bisa dianggap sebagai sesuatu yang menyenangkan dan bahkan menjadi wajib bagi sebagian orang. Maka tidak heran apabila tidak sedikit orang yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, dan bahkan materi untuk merawat dan memelihara binatang peliharaannya.
 
Di antara binatang-binatang yang biasanya dijadikan peliharaan, rasanya binatang yang sangat populer dan banyak dijadikan peliharaan oleh orang adalah kucing. Memelihara kucing tidak bisa dikatakan sebagai sesuatu yang mudah. Ditambah lagi jika yang kita rawat itu adalah bayi kucing. Tentu perlu perhatian ekstra dalam hal perawatannya. Kita tidak boleh sembarangan alias asal-asalan merawat bayi kucing tersebut.
 
Bagi sobat yang sudah berpengalaman dalam hal memelihara kucing, tentu sudah tidak menjadi masalah untuk merawatnya. Akan tetapi bagi sobat yang belum mempunyai pengalaman dalam hal pemeliharaan kucing alias baru pertama kali belajar memeliharanya, tentu akan cukup kelabakan. Nah kali ini saya akan berbagi tips sob, bagaimana cara perawatan bayi kucing yang baik dan benar. Semakin pandai kita merawat bayi kucing peliharaan kita, maka kita akan merasa semakin ketika bermain dengannya.
 
Yuk kita simak beberapa tips perawatan bayi kucing.
 
1. Rutin membersihkan kotoran bayi kucing
Ketika bayi kucing selesai buang air, baik itu buang air besar maupun buang air kecil, maka kita harus berusaha sesegera mungkin untuk membersihkan lubang tempat buang airnya itu. Jika tidak segera membersihkannya, bayi kucing akan merasa tidak nyaman. Cara membersihkannya juga tidak boleh sembarangan sob. Usahakan gunakan kain yang lembut atau untuk lebih gampangnya gunakan tissue untuk membersikan area tempat pembuangan kotoran tersebut.
 
2. Rutin membersihkan kotoran mata bayi kucing
Bagi yang terbiasa memelihara bayi kucing, tentu betul-betul mengenal kebiasaan yang dilakukan oleh bayi kucing. Hari-hari yang dilewati oleh bayi kucing biasanya tidak terlepas dari tidur. Meskipun tidur menjadi sesuatu yang mutlak, akan tetapi durasi tidur bayi kucing biasanya lebih panjang daripada induknya alias kucing dewasa. Dalam hal ini, kebiasaan bayi kucing bisa dikatakan mirip dengan bayi manusia ya sob, he he he…
 
Karena kebanyakan dari waktunya digunakan untuk tidur, maka tidak heran jika kotoran mata bayi kucing biasanya menumpuk di area sekitar matanya. Apabila hal ini dibiarkan, maka bayi kucing yang semula lucu dan menyenangkan, akan mendadak menjadi tidak enak untuk dipandang. Nah, tugas kita sebagai pemelihara bayi kucing tersebut untuk rutin membersihkan kotoran yang menempel di sekitar area matanya.
 
Tidak jauh berbeda dengan cara untuk membersihkan kotorannya, membersihkan kotoran mata bayi kucing juga menggunakan kain yang lembut atau tissue. Sebelumnya, kain atau tissue tersebut harus direndam dulu di dalam air hangat. Hal tersebut bertujuan untuk membersihkan kotoran mata yang sudah mulai mengering. Usapkan kain atau tissue tersebut perlahan ya sob, agar bayi kucing tidak merasa tersiksa.
 
3. Memberikan susu khusus kucing
Merawat bayi kucing yang memiliki induk bisa dikatakan jauh lebih mudah dibandingkan dengan merawat bayi kucing yang tidak memiliki induk. Tips ini lebih ditujukan untuk bayi kucing yang tidak memiliki induk. Karena jika ada induknya, maka bayi kucing tersebut lebih memilih menyusu kepada induknya ketimbang meminum susu yang kita buat.
 
Sobat, kita tidak boleh asal-asalan dalam memilih susu untuk bayi kucing. Kita harus memberikan susu yang diformulasikan khusus untuk bayi kucing. Jika kita memberikan susu yang tidak sesuai bagi bayi kucing, maka hal ini akan berdampak buruk bagi pencernaannya. Tidak sedikit pula bayi kucing yang tidak menyukai aroma yang ditimbulkan oleh susu yang tidak formulasikan khusus untuk bayi kucing.
 
4. Memberikan makan khusus bayi kucing
Seperti yang saya katakan di awal tadi bahwasanya memelihara bayi kucing memerlukan pengorbanan yang ekstra. Salah satunya adalah kita harus memberikan makanan khusus untuk kucing yang masih berusia muda. Saat ini sudah sangat banyak varian makanan yang diformulasikan berdasarkan usia kucing peliharaan kita. Hal tersebut bertujuan untuk menyesuaikan dengan kemampuan organ pencernaan kucing tersebut dalam mencerna makanan.
 
Nah, itulah tadi beberapa tips mudah yang bisa kita terapkan dalam memelihara bayi kucing sob. Sangat cocok untuk orang-orang yang masih bingung tentang cara merawat kucing. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »